Berita Bola - Final Piala FA 2013 Manchester City VS Wigan. Manchester City memang "cuma" bertemu Wigan Athletic di final Piala FA. Tapi Roberto Mancini tak mau anggap remeh dan menilai The Latics bakal memberi kesulitan untuk The Citizens.
City melaju ke partai puncak kompetisi tertua di dunia ini usai mengalahkan juara bertahan Chelsea di semifinal, Minggu (14/4/2013) malam WIB dengan skor 2-1. Wigan yang sehari sebelumnya mengalahkan Millwall dengan skor 2-0 akan jadi lawan pasukan Mancini itu.
Jelas City bukanlah tandingan bagi Wigan yang musim ini tampil buruk dan ada di zona degradasi sementara City adalah juara bertahan Liga Inggris. Wigan pun terakhir kali merebut poin dari City adalah pada tahun 2009 dengan skor imbang 1-1 dan kali terakhir mengalahkan tim asal Manchester itu September 2008 dengan skor 2-1.
Bisa dibilang laga final yang akan dihelat di New Wembley 11 Mei mendatang akan berjalan berat sebelah. Tapi hal itu tidak akan terjadi bagi Mancini karena ia menilai Wigan akan sama menyulitkannya seperti Stoke City, lawan City di final dua musim lalu di mana mereka cuma menang 1-0.
Maka ia meminta anak asuhnya untuk tampil fokus dan tak memandang remeh anak asuh Roberto Martinez itu untuk bisa membawa pulang Piala FA untuk mengobati kekecewaan di Premier League.
"Kini kami tidak bisa berbuat apa-apa lagi di liga. Saya pikir bahwa kami bisa memenangi titel juara lagi jika kami mengambil langkah yang benar musim panas lalu. Tapi itu masa lalu," ungkap Mancini di BBC.
"Kini kami harus bisa memenangi laga final dan finis di urutan kedua klasemen. Itu target kami," sambungnya.
"Ketika kami memenangi laga Piala FA kontra Stoke, laga tersebut sulit dan saya memperkirakan yang sama saat melawan Wigan," tutupnya.
City melaju ke partai puncak kompetisi tertua di dunia ini usai mengalahkan juara bertahan Chelsea di semifinal, Minggu (14/4/2013) malam WIB dengan skor 2-1. Wigan yang sehari sebelumnya mengalahkan Millwall dengan skor 2-0 akan jadi lawan pasukan Mancini itu.
Jelas City bukanlah tandingan bagi Wigan yang musim ini tampil buruk dan ada di zona degradasi sementara City adalah juara bertahan Liga Inggris. Wigan pun terakhir kali merebut poin dari City adalah pada tahun 2009 dengan skor imbang 1-1 dan kali terakhir mengalahkan tim asal Manchester itu September 2008 dengan skor 2-1.
Bisa dibilang laga final yang akan dihelat di New Wembley 11 Mei mendatang akan berjalan berat sebelah. Tapi hal itu tidak akan terjadi bagi Mancini karena ia menilai Wigan akan sama menyulitkannya seperti Stoke City, lawan City di final dua musim lalu di mana mereka cuma menang 1-0.
Maka ia meminta anak asuhnya untuk tampil fokus dan tak memandang remeh anak asuh Roberto Martinez itu untuk bisa membawa pulang Piala FA untuk mengobati kekecewaan di Premier League.
"Kini kami tidak bisa berbuat apa-apa lagi di liga. Saya pikir bahwa kami bisa memenangi titel juara lagi jika kami mengambil langkah yang benar musim panas lalu. Tapi itu masa lalu," ungkap Mancini di BBC.
"Kini kami harus bisa memenangi laga final dan finis di urutan kedua klasemen. Itu target kami," sambungnya.
"Ketika kami memenangi laga Piala FA kontra Stoke, laga tersebut sulit dan saya memperkirakan yang sama saat melawan Wigan," tutupnya.

